10 Manfaat Kopi Bagi Kesehatan Yang Perlu Kamu Tahu

Kopi jelas telah menjadi salah satu bagian rutinitas yang tidak jauh dari kehidupan sehari-hari kita. Sebagai komoditas dengan distribusi terbesar nomor 2 setelah minyak dan gas bumi, kopi membuktikan dirinya telah menjadi bagian hidup bagi masyarakat dunia.

Awal-mula Budaya “Ngopi” di Dunia hingga The Other Internet

Konon, awal mula ditemukannya kopi berasal dari legenda Ethiophian yaitu The Dancing Goats. Ketika itu, seorang penggembala menemukan kambing-kambingnya tetap lincah dan tidak tidur sepanjang malam karena memakan biji kopi.

Si Penggembala ini menceritakan kepada orang-orang terkait khasiat biji ajaib ini, termasuk pada para biarawati di desanya. Para biarawati ini pun mengonsumsi kopi agar tidak mengantuk untuk doa malam. Word-by-mouth memang efektif, pada akhirnya semua orang di desa itu menikmati kopi karena khasiatnya.

Bahkan akhirnya, semua orang menikmati kopi hingga kini menjadi kebiasaan coffee break di setiap acara.

Meluas ke belahan dunia lain, hingga Kopi dipercaya sebagai the other internet: karena kemampuannya untuk menghubungkan para peminum kopi yang berkilah tentang komposisi rasa dari kopi itu sendiri. Selain itu juga dapat dilihat bagaimana setiap mengerjakan tugas, menghabiskan waktu dengan diri sendiri, mengakhiri pertemuan setelah reuni, hingga kencan pertama, kita akan mengakhiri pilihan dengan memilih mengunjungi kedai kopi.

Kegermaran Menyeruput Kopi bagi Masyarakat Indonesia

Di Indonesia sendiri, Belanda yang membawa kopi arabica pada masa penjajahan adalah awal mula berkembangnya kopi di Indonesia. Belanda merasa bahwa kopi di Indonesia dapat bermanfaat dalam meningkatkan pengaruh kolonialismenya.

Namun, biji arabika kemudian mati akibat wabah, Belanda tidak berapa lama mulai membawa masuk kopi Robusta dari daerah dataran Afrika, Kongo. Hingga sekarang, kopi arabika masih menjadi kopi yang merajalela kedai kopi sedang kopi Robusta menduduki peringkat 80% perkebunan Indonesia. Jika kamu ingin memilih dan butuh pertimbangan antara perbedaan antara rasa, aroma, dan after taste dari kopi arabika dan robusta, kamu bisa melihat di sini.

Terus kenapa budaya “ngopi” menjadi sehari-hari di Indonesia?

Singkatnya, pertama, karena pengusaha kopi pada masa penjajahan di 1900-an memiliki visi untuk meningkatkan konsumsi kopi masyarakat dan wajib menyediakannya di setiap dapur dimana sebagai awal mula kopi instant. Kedua, mulai merambahnya gerai kedai kopi yang menyajikan kopi segar karena sebelumnya tersimpan dalam bentuk biji kopi. Seperti yang bisa kamu beli langsung di Tokopedia Titik Balik, membuat kopi instant semakin ditinggalkan. Ketiga, saat masyarakat mulai menghargai kopi lebih dari sekadar minuman tetapi sebagai bagian dari hidup bagi siapa yang meminumnya, sehingga lahirlah specialty coffee. Dari ketiga alasan tersebut, seiring berjalannya waktu semua menjadi suatu kombinasi yang membuat specialty coffee bisa terlahir dari biji-biji kopi andalan yang distribusinya pun mudah ditemukan di seluruh sudut kota.

Kita sadar – namun belum sepenuhnya – bahwa kopi memiliki banyak manfaat. Buktinya, kita sering mengonsumsi kopi secara rutin sebelum sarapan untuk mengisi energi, disaat kerja bagaikan kolega, disaat menunggu di persimpangan untuk menghilangkan lelah. Ternyata, masih ada lagi beberapa manfaat kopi yang mungkin perlu kamu tahu.

10 Khasiat Kopi bagi Kesehatan

1. Meningkatkan Produktivitas

Hal yang paling umum dirasakan dari manfaat kopi adalah kopi yang dapat mengurangi rasa lelah dan meningkatkan energi dalam tubuh. Pendorong berkurangnya rasa lelah dan meningkatnya energi disebabkan oleh kafein yang terserap ke dala tubuh. Kafein tersebut kemudian didistribusikan ke seluruh tubuh termasuk ke otak. Di otak, kafein dapat mengaktifkan hormon bahagia —dopamin— yang dapat meningkatkan motivasi, memori, dan mengatur gerakan tubuh.

2. Mengurangi Resiko Depresi

Dopamin yang teraktivasi dapat melawan depresi dan membuat bahagia. Hal ini dibuktikan oleh penelitian Harvard tahun 2011 dimana mereka yang meminum kopi 4 gelas atau lebih memiliki resiko depresi 20% lebih rendah. Mengapa? Karena kopi dengan antioksidan dan anti-inflamasi, serta kemampuan kafein memiliki kemampuan memblokir reseptor di otak seseorang agar tidak terikat dengan bahan kimia yang menyebabkan depresi dan suasana hati yang tertekan.

3. Membantu membakar lemak

Kopi murni –tanpa gula, susu kental manis, dan aditif lainnya– dapat bermanfaat sebagai pendorong peningkatan tingkat metabolisme sebanyak 3-11%. Pada tubuh dengan metabolisme yang tinggi, maka pembakaran kalori dalam tubuh dapat meningkat sehingga mengurangi resiko penimbunan lemak berlebih. Seperti yang sudah tersebar di masyarakat, lemak tertimbun dapat menyebabkan diabetes dan obesitas.

4. Kopi dapat menurunkan resiko diabetes tipe 2

Selain membakar lemak, kopi dengan tingkat roasting yang berefek pada aktivasi reseptor estrogen juga memiliki manfaat untuk menurunkan resiko diabetes tipe 2.  Apa itu diabetes tipe 2? Kondisi dimana kadar gula dalam tubuh melebihi kadar normal.

5. Mengurangi resiko kanker usus

Kopi membuat anda menjadi lebih jauh dari kanker usus sebagaimana hasil penelitian yang mengatakan bahwa orang yang meminum kopi akan mendapatkan manfaat berupa 26% kemungkinan lebih kecil untuk mengidap kanker usus.

6. Kopi, gagal jantung, dan stroke.

Stroke adalah penyakit yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti penyakit jantung dan darah tinggi. Banyak juga yang mengatakan bahwa gagal jantung dapat disebabkan oleh banyaknya konsumsi kopi. Tapi ternyata hal tersebut salah, dimana yang berbahaya adalah kopi three in one yang dapat meningkatkan kadar gula dalam tubuh. Di sisi lain, kopi dengan antioksidannya yang kaya dapat mengurangi resiko gagal jantung yang mendukung mengurangi resiko penyakit stroke.

7. Membuat hati (liver) lebih sehat

Berdasarkan penelitian di China, kopi dapat meningkatkan produktivitas enzim yang diproduksi oleh hati. Dari penelitian National Cancer Institute yang sama juga menyebutkan, kandungan antioksidan yang ada di dalam kopi diyakini mampu melindungi organ hati dari kerusakan.

8. Mengurangi kemungkinan penyakit parkinson dan alzheimer

Kopi bermanfaat mengurangi kemungkinan terkena penyakit parkinson yang merupakan gangguan saraf akibat turunnya kadar dopamin dan alzheimer yang merupakan penyakit akibat kerusakan saraf memori. Selain itu, terdapat fenilidan yang bermanfaat untuk menghambat penggabungan protein penyebab parkinson dan alzheimer.

9. Meningkatkan kesehatan tulang

Magnesium dalam kopi dapat mengaktifkan vitamin D untuk mengatur kebutuhan kalsium dalam menunjang pertumbuhan dan pembentukan tulang. Untuk kamu yang kurang nyaman dengan rasa kopi murni, kamu dapat mencampur roasted coffee dengan produk olahan susu rendah lemak ataupun almond milk.

10. Terakhir, it Helps you live longer

Terakhir, kadar antioksidan, kafein, dan magnesium yang memiliki banyak manfaat membuat anda lebih sehat. Kesehatan yang baik tersebut dapat membuat sel-sel tubuh lebih tahan lama. Selain itu, dopamin si hormon bahagia juga membuat jantung, pembuluh darah lebih rileks sehingga membuat tubuh menjadi lebih sehat.