Single Origin atau House Blend: Perbedaan yang Perlu Kamu Tahu

Single Origin maupun House Blend bukanlah hal yang asing yang akan terdengar ketika mendatangi coffee shop. Jika anda adalah seseorang yang baru mendalami dunia kopi, pasti dua hal tersebut kadang masih jadi hal yang membingungkan saat memilih kopi. Misalkan jika kamu pemilik coffee shop, kapan memilih diantara dua jenis kopi ini untuk menyajikan kopi ke pelangganmu?

Lalu, kapan kita lebih baik memilih Single Origin bukan House Blend?

Seperti namanya, single origin merupakan biji kopi asli dari suatu daerah tersebut. Semacam biji kopi asli yang eksotik dan unik, rasa yang dari masing-masing kopi terpengaruh oleh kondisi geografis dan iklim suatu daerah.

Kopi ini cocok jika anda pertama kali mencoba kopi sehingga ingin mencoba rasa kopi dari berbagai daerah. Hal ini karena single origin menawarkan rasa yang unik di setiap bijinya. Selain itu, dari jenis kopi ini anda juga dapat membandingkan karakteristik kopi dari berbagai daerah. Jika anda berencana untuk menyimpan kopi dalam waktu lebih lama, Kopi single origin lebih baik dibanding House Blend.

Mengingat kondisinya yang berasal dari suatu daerah spesifik, banyak faktor yang membuat single origin bernilai lebih mahal dari house blend. Pertama, karena proses pascapanen yang membuat kualitas biji kopi single origin lebih optimal. Selain itu, waktu produksi yang menyesuaikan masa panen sehingga coffee shop harus menyesuaikan permintaan dan supply masing-masing biji kopi.

Bagaimana dengan Kopi House Blend?

Seperti namanya, Kopi house blend merupakan jenis kopi yang menjadi andalan dari suatu coffee shop. Kopi house blend tercipta dari campuran beberapa kopi single origin dari berbagai daerah. Dari house blend, maka hadir rasa kombinasi antar biji kopi. Biasanya, house blend menghasilkan rasa espresso dan aroma yang lebih seimbang.

Jika ingin membuat kopi blend, biasanya menentukan dulu rasa akhir kopi. Apakah menonjolkan acidity, sweetness, spicy, atau rasa spesifik lainnya seperti jasmine tea atau coklat. Setelah menentukan berbagai aspek rasa yang ingin dihasilkan, baru dapat menentukan campuran origin. Selain memilih campuran , faktor lainnya yang memengaruhi kopi house blend adalah proses blending; antara pre-roasting maupun pasca roasting. Dari berbagai faktor tersebut, menyebabkan kopi jenis ini lebih variatif dan banyak digunakan sebagai dasar espresso.

Jadi, Single Origin atau House Blend?

Kopi single origin merupakan pilihan yang tepat bila anda ingin mencoba ragam karakteristik kopi dari banyak daerah. Selain itu, kopi ini memiliki konsistensi rasa yang baik untuk setiap penyajiannya sehingga rasanya tidak mudah berubah. Biji kopi jenis ini paling cocok untuk penyajian sebagai cold brew ataupun pour over.

Sedangkan untuk kopi blend, rasanya lebih mudah diterima untuk menu yang espresso-based atau menu olahan kopi susu. Selain itu, harganya juga lebih terjangkau daripada kopi single origin. Karena jenis kopi ini bukanlah biji kopi murni dari suatu daerah, masing-masing coffee shop dapat membuat racikan rasa unggulan mereka masing-masing.

Kesimpulannya, jika anda ingin mengonsumsi kopi dengan cita rasa asli yang kuat, anda sebaiknya memilih single origin. Sedangkan jika ingin mencoba hasil campuran rasa yang lebih seimbang atau untuk menu olahan kopi susu, house blend adalah jawabannya.

Kunjungi tokopedia Titik Balik Coffee Roasters untuk beli kopi single-origin specialty terbaik. Atau, bandingkan perbedaan kopi arabika dan robusta di blog Titik Balik.